Tampilkan postingan dengan label Reuni Akbar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Reuni Akbar. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Februari 2020

Gelar Reuni Akbar, PA 212 Tak Undang Prabowo

Note News - Persaudaraan Alumni 212 berencana akan menggelar reuni akbar di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat yang bakal digelar, pada 2 Desember 2019 mendatang.

Juru Bicara PA 212, Habib Novel Bamukmin memastikan, bahwa nama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tidak masuk dalam pembahasan ihwal tokoh yang akan diundang mereka. 

Novel juga tak menjelaskan alasan nama Prabowo tidak masuk dalam pembahasan panitia acara reuni akbar 212. 

“Masih rencana serta lagi pembahasan untuk pelaksanaannya dan untuk Prabowo yang saya tahu tidak masuk pembahasan,” kata Novel, pada Senin (4/11/2019). 

Diketahui, PA 212 merupakan kumpulan dari sejumlah organisasi kemasyarakatan yang menjadi pendukung ketika Prabowo dan Sandiaga Uno maju di Pilpres 2019. Bahkan Prabowo sempat diundang PA 212 untuk memberikan pidato kepada peserta yang hadir di Monas pada 2 Desember 2018 silam. 

Lantaran masih dalam pembahasan, eks pentolan FPI ini juga belum dapat memastikan bahwa pelaksanaan reuni 212 bakal berlokasi di Monas. PA 212, kata dia, memungkinkan pilihan lokasi lainnya.

“Rencana seperti biasanya di Monas. Namun kalau ada pertimbangan lain bisa saja di tempat lain,” ujar Novel.


PA 212 Gelar Reuni Akbar, Menkopolhukam: Silakan Saja

Note News - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD tak melarang kegiatan reuni akbar Persaudaraan Alumni (PA) 212, pada 2 Desember 2019 mendatang. 

"Ya sudah ada standar keamanan, silakan saja. Negara ini negara demokrasi. Saya kan tidak boleh ‘oh tidak boleh’, ya silakan saja. Nantikan ada standar, kalau standar-standar itu dilewati ya (silakan)," kata Mahfud di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2019). 

Mahfud menilai, terkait lokasi dan perizinan kegiatan reuni akbar PA 212 sepenuhnya menjadi wewenang pihak kepolisian. Namun, pada intinya Mahfud mempersilakan kegiatan reuni akbar PA 212 selagi memenuhi standar keamanan.

"Kan ada aparat yang nanti nangani. Komunikasi itu kan, pertama dia komunikasi dengan aparat untuk memberitahu, lalu aparat mempelajari, lingkungan strategisnya seperti apa, risikonya apa saja," ujarnya.

Sebelumnya, Persaudaraan Alumni 212 mengaku masih membahas soal rencana mereka menggelar reuni akbar di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat yang bakal digelar, pada 2 Desember 2019 mendatang.

Mereka juga sudah membahas ihwal siapa saja nantinya tokoh yang akan diundang dalam reuni 212.

Kendati masih dalam pembahasan, Juru Bicara PA 212 Habib Novel Bamukmin memastikan bahwa nama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tidak masuk dalam pembahasan ihwal tokoh yang akan diundang mereka.

Namun, Novel tak menjelaskan alasan nama Prabowo tidak masuk dalam pembahasan panitia acara reuni akbar 212.